April 20, 2021
Cara Berhenti Merokok Paling Ampuh Cara Berhenti Merokok

Cara Berhenti Merokok Paling Ampuh

Anda merupakan seorang perokok aktif dan ingin berhenti merokok namun bingung bagaimana cara berhenti merokok yang ampuh.  Berikut ini kami hadirkan tips bagaimana cara berhenti merokok yang mungkin jarang diketahui. Dr. Pankaj Chaturdevi, MBBS,MS,FAIS,FICS,FACS,MNAMS, selaku Associate Professor Head and Neck Cancer Surgeon di Tata Memorial Hospital, Mumbai, di India mengatakan ada cara ampuh untuk membuat orang berhenti merokok yang unik, yaitu kanker.

Cara Berhenti Merokok
Cara Berhenti Merokok

“Satu-satunya pengobatan perokok yang paling ampuh adalah penyakit kanker. Karena 98 persen orang yang dibilang kanker, berhenti merokok,” di acara Round Table discussion Pengendalian Masalah Merokok di Indonesia.

Acara tersebut bertema ‘Menyatukan Suara Dokter dan Korban Dalam Perjuangan Pengendalian Masalah Merokok di Indonesia’ yang berlangsung di gedung Mutiara, Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian, Selasa (19/3/2013).

Menurut dr. Pankaj upaya pengendalian yang dilakukan India adalah dengan menerapkan undang-undang mengenai rokok dan produk tembakau lainnya.

Di bawah undang-undang yang dikeluarkan tahun 2004 itu berisikan tidak boleh ada iklan tembakau di India, baik secara langsung maupun tidak langsung.

“Tidak ada orang yang boleh merokok di tempat apapun. Dan ada satu tembakau yang memiliki rasa sudah dilarang. Serta penjualan tembakau untuk anak-anak di bawah 18 tahun diberi sanksi yang sangat berat karena itu merupakan tindak kejahatan,” ujar dr. Pankaj.

Sementara itu dari hasil Global Adult Tobacco Survey (GATS) 2011, kerjasama WHO dengan Kementrian Kesehatan RI menyebutkan Indonesia menempati peringkat pertama di antara 16 negara yg disurvei dengan tingkat prevalensi (kelaziman) perokok aktif tertinggi.

Jumlahnya yaitu 67,4 persen untuk laki-laki dan 4,5 persen untuk perempuan. Itu menunjukkan bahwa sekitar 36,1 persen atau 60 juta penduduk Indonesia adalah perokok aktif.

Melihat kenyataan tersebut, kebutuhan akan regulasi (pengaturan) pengendalian tembakau sudah sangat mendesak. Desakan harus dilakukan oleh seluruh elemen masyarakat.

Tenaga profesi dokter dan korban merupakan ujung tombak yang berperan besar untuk mendorong terwujudnya regulasi tersebut serta mengkomunikasikan dampak buruk bahaya merokok secara benar kepada pembuat kebijakan dan pengambil keputusan serta masyarakat pada umumnya.

“Rokok adalah ancaman global umat manusia. Produk tembakau adalah ancaman global bagi dunia,” kata dr. Hakim Sorimuda Pohan, SpOG

Untuk itu, dokter melakukan upaya-upaya untuk mengendalikan masalah merokok, terutama di Indonesia. Upaya yang dilakukan dokter tidak hanya melalui perorangan saja tapi secara terorganisasi, salah satunya adalah Komnas Pengendalian Tembakau.

“Banyak organisasi di dalamnya, ada juga TCSC (Tobacco Control Support Center). Itu banyak organisasi di dalamnya, termasuk pramuka ada di dalamnya, termasuk PGRI ada di dalamnya,” tambahnya.

dr. Hakim menjelaskan, sementara ini akan dilakukan tiga hal lebih dulu untuk mengendalikan merokok.

Pertama, peringatan kesehatan bergambar melalui bungkus rokok. Sebentar lagi akan ada bungkus rokok, sekitar 40 persen dari permukaan depan maupun belakang ada gambar tapi bukan gambar yang seram-seram melainkan gambar yang faktual, itulah akibat merokok jangka panjang.

Kedua, kawasan tanpa rokok. Mesti lebih baik lagi penegakan hukumnya.

Ketiga, pengaturan iklan. Di dalam peraturan pemerintah 109/2012, pemda harus melaksanakan. Tidak boleh iklan rokok ditempatkan pada jalan protokol dan jalan utama, di setiap kota di seluruh Indonesia.

Tidak boleh ada lagi iklan rokok melintang terhadap jalan yang bukan protokol maupun bukan utama. Iklan harus dipasang sejajar atau pararel dengan jalan. Tidak boleh lagi ada iklan luar ruang yang mempunyai luas bidang melebihi 72 meter per segi (ayead/wp).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *